Jogja Dog Show 2008       (89) Komentar

01 April 2008 - 23:09
Jogja Dog Show 2008

28-29 Juni 2008, Jogja Expo Center.

  PERKIN Wilayah Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta kembali akan menyelenggarakan Pameran "Back to Back" Multi Trah, Pameran Anjing Trah PERKIN (All Breeds) dan Ujian Karya Guna. Hajatan bertajuk "JOGJA DOG SHOW 2008" ini akan diselenggarakan ..., selengkapnya.
  •   Re: Impact - Bobby Sant - 04 April 2008 - 12:49
    Komentar yang bagus!!!

    Kalau menurut saya, hobi anjing turut membuka kesempatan kerja seperti kennel boy, pelatih anjing, karyawan petshop, sales pet food dsb. Banyak kennel yg membutuhkan tenaga untuk kennel boy sampai manager kennel. Tapi tidak semua orang mau kerja di bagian ini.

    Kalau ada even pasti panitia butuh tukang untuk bikin ini itu, petugas kebersihan, bikin spanduk, bikin piala, sampai tukang parkir.

    Kalau bagi kapling gratis, saya rasa tidak bisa karena panitia sewa tempat cukup mahal dan luas area terbatas. Kecuali kalau pameran diruang terbuka spt yg dilakukan oleh Perkin Jaya tahun lalu di Cibubur. Panitia tidak melarang pedagang asongan masuk ke area pameran (bukan kedalam ring pameran). Mereka juga bisa ikut menyaksikan jalannya pameran. Kalau JDS memang bayar masuknya karena untuk ikut membantu panitia menyewa gedung. Masing2 punya kepentingan, kalau dibicarakan gak bakal ketemu.
    Balas Komentar Topik Komentar
  •   Re: Impact - Toekang Web - 04 April 2008 - 22:49
    Pendapat saya pribadi:

    Kita tidak bisa melihat hanya dari sudut pandang seseorang menghambur2kan uang untuk membeli seekor anjing saja, kita juga harus bisa melihat dari sudut kemungkinan yang lain, apakah Anda Sdr. Stephanus bisa menjamin bahwa orang tersebut tidak dermawan, dalam artian apakah orang tersebut tidak pernah melakukan amal dalam hidupnya? Mana kita tahu kalau orang tersebut ternyata sudah memiliki anak asuh sekian banyak?

    Seperti yang kita ketahui, kebanyakan para hobiis ini adalah orang-orang yang sudah mapan dari segi finansial, dan itu merupakan hak mereka untuk menyalurkan hobi mereka untuk mengurangi stress yang mungkin dialami di dunia kerja mereka sehari-hari.

    Ide yang sangat baik yang Anda lontarkan, jika kegiatan2 para dog lovers di Indonesia dapat menjadi angin sejuk bagi penderitaan rakyat Indonesia sekarang ini. Bagaimana caranya? Saya rasa tergantung dari niat kita masing2, mudah2 an hal ini menjadi perhatian bagi para praktisi kinologi di Indo.
    Balas Komentar Topik Komentar Lihat Balasan ..
  •   Re: Impact - tony montana - 04 April 2008 - 23:07
    sungguh mulia yg dikatakan stephanus dan layak mendapat perhatian para pakar kinologi.tapi bukankah yg namanya hobi sudah pasti menghamburkan uang,meski ada yg cuma sedikit dan ada hobi yg menghamburkan banyak uang.semua ada aturannya,rakyat kecilpun harus diberi aturan toh,lihat dicibubur pemulung,pedagang asongan boleh masuk kepameran,dampaknya adalah peserta harus waspada terhadap barang bawaannya karena pemulung main ambil saja barang yg tergeletak padahal masih dipakai, belum lagi sampah hasil jualannya yg dibiarkan begitu saja di rumput.panitia sendiri menyewa tempat dengan harga yg cukup mahal tentunya bila diberikan ijin dagang gratis akan rugi dibanding disewakan,apa ada yg mau merugi?dengan pameran banyak rkyt kcl diuntungkan cth :pembuat piala,tukang las utk pagar ring,tukang spanduk,tukang pembersih,tukang sound,dsb,logiskan?
    Balas Komentar Topik Komentar Lihat Balasan ..
  •   Re: Impact - siswo - 05 April 2008 - 00:01
    Sdr. Stefanus hanya mengingatkan kita untuk tetap dalam "keseimbangan". Dan itupun sesungguhnya sudah diamanatkan oleh PERKIN. Hasil Rakernas II PERKIN tgl. 16 Februari 2006 menyatakan tujuan pameran anjing trah (point ke-4) adalah "Sebagai sarana guna kepentingan sosial/kemanusiaan. "
    Pameran akan terkesan "glamour" pada saat pelaksanaannya. Puluhan juta uang mengalir masuk ke kas panitia... lalu ke mana?
    Perajin di tepi Kali Code boleh tersenyum saat order membuat 600 piala menggerakkan roda usaha mereka. Para penjahit kembali bergairah saat 1.000 rosette harus mereka siapkan. Panitia JDS memilih memesan piala dan rosette hasil industri rakyat, meskipun lebih mahal daripada trophy produk pabrikan, tapi biarlah mereka tersenyum dan tangan terampilnya tetap terasah.
    Ini adalah salah satu contoh kepedulian serta keberpihakan kepada masyarakat kecil. (bersambung)
    Balas Komentar Topik Komentar
  •   Re: Impact - siswo - 05 April 2008 - 00:16
    (sambungan)
    Pada JDS 007, peserta dari Jogja hanyalah 13% (kunjungi www.jogjadogshow.com/arsip2007.htm). Artinya, sebagian besar para peserta dengan sosial ekonomi menengah ke atas itu berasal dari luar daerah. Mereka membelanjakan (semoga bukan menghamburkan) uangnya di Jogja, dan uang itu mengalir ke para perajin, hotel kelas melati, sopir taxi, juru parkir, tukang sablon kaos, dll... Sebaliknya, selaku tuan rumah, masyarakat Jogja harus menyambut mereka dengan baik, menyediakan penginapan, memberikan kenyamanan dan keamanan yang kondusif.
    Terima kasih kepada Sdr. Stefanus. Yang Anda sampaikan adalah pesan moral yang harus kita terjemahkan dalam tindakan nyata.
    Balas Komentar Topik Komentar

 

 Suara Kita Terkini

Dicari Kennel Boy / Girl, Bandung
Devina - 24 April 2026 - 13:52

Cari Pembantu Wanita Utk Urus Anjing Pom
Hilda - 23 April 2026 - 07:21

OA Toy Poodle Bulu LebatOA Toy Poodle Bulu Lebat
Mona - 21 April 2026 - 16:37

Malamute DOB 24 Jun 2024Malamute DOB 24 Jun 2024
Masniari Silalahi - 16 April 2026 - 12:38

Adopt FreeAdopt Free
Rita - 13 April 2026 - 21:52

Free Adopt PoodleFree Adopt Poodle
Lia - 08 April 2026 - 15:23

MENCARI JASA KENNEL BOY
Try - 29 Maret 2026 - 08:18

Adopsi Anjing Mix Maltipoo X Schnauzer FreeAdopsi Anjing Mix Maltipoo X Schnauzer Free
Mettavini - 28 Maret 2026 - 23:39

Lowongan Kerja Kennel Anjing / Kennel Girl
Deche - 21 Maret 2026 - 19:29

KEHILANGAN ANJINGKEHILANGAN ANJING
Kenny Foe - 20 Maret 2026 - 15:08

Poodle Diadopsi GratisPoodle Diadopsi Gratis
Wawa - 08 Maret 2026 - 20:27

Adopsi Anak Anjing GratisAdopsi Anak Anjing Gratis
Vania - 01 Maret 2026 - 17:15