Kasus Bocah Tewas Akibat Digigit Anjing        (165) Komentar

27 Juni 2008 - 20:47
Kasus Bocah Tewas Akibat Digigit Anjing Berita di beberapa harian surat kabar hari Kamis 26 Juni 2008 mengenai seorang bocah perempuan berusia 1,5 tahun yang tewas akibat digigit oleh seekor anjing Rottweiler sangat mengejutkan masyarakat terutama dari kalangan penghobi anjing.  Dari berita yang kami baca di website Kompas (..., selengkapnya.
  •   Kejadian Sebenarnya II - Leo - 13 Juli 2008 - 13:59
    Pada hari naas sang anak yg berusia 15 Bln dibawa, pada pagi hari tidak terjadi apa2, karena Spike tidak bisa turun tangga, karena kakinya cacat (salah satu kaki belakangnya seperti menderita Polio, kacil sebelah), pada jam 14:30 si pembantu naik ke atas ke tempat jemuran sembari beri makan Spike dan mengambil jemuran, akan tetapi dia tidak memperhatikan bahwa sang anak mengikutinya dari belakang (Tidak seperti yang dikatakannya digendong dan diletakan di anak tangga ke 2 dari atas) lihat sketsa di TV RCTI. Si anak mengikuti sang Ibu tanpa diketahui oleh sang ibu, setelah sang ibu duluan sampai di dak dan telah memberi makan si Spike dan mengambil jemuran, tanpa memperhatikan si Spike dan anaknya. Tiba2 Spike mencium bau pendatang baru dia lalu menyongsong ke tangga dan dilihat si anak di anak tangga ke 2 dari atas, karena sang anak posisi dibawah Spike maka dicengkeramlah tengkuknya (seperti seekor indukan mengangkat anakannya). Tiba2 sang ibu melihat ... BERSAMBUNG ... III
    Balas Komentar
  •   Kejadian Sebenarnya III - Leo - 13 Juli 2008 - 14:13
    Seketika si Ibu melihat Spike sedang mengangkat si anak, sekonyong-konyong sang ibu menjerit, yang membuat Spike terkejut dan mengira si ibu ingin merebut mainannya, maka Spike langsung membawa si anak ke dak tempat kebiasaannya. Sang anak masih bisa menjerit kepada ibunya ... Tolong Mak! (Baca penjelasan di Warta Kota atau lihat dan dengar penjelasan di RCTI) karena si ibu kaget, sambil berterik-teriak dia berebutan dengan Spike, sang ibu menarik-narik kaki sang anak, karena Spike tidak rela memberi mainannya (Dianggap mainan oleh Spike) maka untuk mempertahankan dia mulai mengigit dengan kuat, setelah sang ibu kalah tidak dapat merebut, maka Spike merasa menang dalam permainan, mulailah dia mengoyang-goyang kepala (Godek) pertanda dia menang, sehingga kepala si anak terbentur dengan tembok, setelah si ibu menjerit-jerit maka anak pemilik rumah turut membantu merebut anak itu dan baru terlepas.
    kalau umpamanya si Spike BUAS .... BERSAMBUNG ... IV
    Balas Komentar
  •   Kejadian Sebenarnya V - Leo - 13 Juli 2008 - 14:28
    ... BUAS, maka dia tidak akan berbuat seperti itu, dia akan menerkam dan langsung menyobek-nyobek mangsanya. Dalam hal ini tidak ada luka mengangga atau potongan daging yang lepas dari tubuh, yang ada luka sobek di tengkuk (leher) dan telingga, yang dapat terjadi akibat rebutan atau tarik-tarikan, sehingga mengeluarkan/kehilangan banyak darah.

    Seperti kita lihat tayangan di Trans TV tgl. 7/7/08, sang ibu hampir setiap hari ke makam sang anak (karena makam dekat dengan rumah tinggal mereka) dan selalu meminta maaf atas kesalahannya.
    SPIKE DI DEP. KEHEWANAN RANGGUNAN.
    Berdasarkan ilmu pengetahuan kedokteran, anjing mengigit karena ada sesuatu sebab, yang ditakutkan adalah Rabies, makanya Spike dititipkan disana untuk di periksa, jika Spike mengidap penyakit Rabies maka usianya hanya tinggal 14 hari, maka dia akan mati dengan sendirinya, setalah mati baru diambil sample otaknya untuk diperiksa keberadaan penyakit tersebut, akan tetapi Spike telah melewati masanya ... BERSAMBUNG KE VI
    Balas Komentar
  •   Kejadian Sebenarnya VII - Leo - 13 Juli 2008 - 14:43
    ... masanya, dia tidak mati, sebagaimana berita di koran2 sedang diperiksa darahnya ... dan tidak mengidap Rabies. Seharusnya satwa yang sedang diopservasi terhadap suatu penyakit tidak boleh berhubungan/ disentuh oleh orang luar kecuali orang2 yang dinas, tetapi kenyataannya banyak yang besuk si Spike disentuh, dibelai dan Spike merasa bahagia dan dia selalu mengoyang buntutnya sebagai bentuk kegembiraan, ada yang datang membersihkan matanya yang belelekan sampai kering dan sampai dia susah untuk membuka matanya, ada yang membawa makanan, sehingga kendisinya dalam seminggu setelah dia berada di Ranggunan kelihatan lebih seger dan gemukan.

    Sedangkan pemilik Spike telah mengeluarkan perintah agar Spike di suntik mati saja, takut karena dia mempunyai anak kecil juga (Baca di Warta Kota atau Kompas).

    Nah ... kalau kita lihat, Pemilik Spike, Sang Ibu korban dan si Spik ... Seekor Satwa yg tdk mempunyai AKAL .... BERSAMBUNG KE VIII
    Balas Komentar
  •   Kebenaran Sebenarnya VIII - Leo - 13 Juli 2008 - 15:16
    Tanpa melihat siapa yang benar dan siapa yang salah, sebagai negara hukum maka kita relakan penegak hukum untuk menyelesaikan masalah ini.
    Jika ada para penyanyang Satwa yang merasa hiba terhadap Spike, dapat mengajukan permohonan ke pihak yang sedang menyelesaikan permasalahan ini.
    Memang benar kejadian ini untuk menjadi pelajaran buat kita semua, disamping karena hal ini ada juga yang mengambil kesempatan untuk mencari peluang bisnis (bereklame gratisan), mencari ketenaran diri pribadi dengan memberi informasi yang tidak masuk akal sehat ke media dan ada juga yang membiarkan debat, saling hujat ini berjalan terus agar pengunjungnya bisa mencapai top score.
    Marilah kita bersama-sam mendoakan agar sang korban mendapat tempat yang selayaknya, dan kesalahan2 orang tuanya dapat dimaafkan ... amin
    Balas Komentar
  •   waktu terbuang - Amril Hoesin - 15 Maret 2009 - 06:28
    Memang anat di sayangkan ada kejadian seperti itu,saya walaupun sebagai pendengar/pembaca dan baru2 ini saja menyukai anjing peliharaan sangat prihatin dan memang di haruskan jg untuk mempunyai banyak waktu dgn peliharaan kita di rumah,kita harus mengangap ia seperti anggota keluarga kita sendiri.saya pernah kehilangan 1 ekor cihuahua umur 1 tahun ...sedih nya minta ampun deh....buat temen2 lain yg sama seperti saya baru2 ini aja menyukai anjing,sayangilah mereka seperti anggota keluarga kita sendiri..terimakasih
    Balas Komentar
  •   rotweiller - imelda kristanti - 18 Maret 2009 - 03:56
    hal ini sangat disayangkan karena sebenarnya naluri anjing tersebut bukan untuk membunuh, mungkin anak tersebut akan selamat jika si ibu tau cara menangani anjingnya. Saya sangat prihatin karena sebagian besar orang indonesia masih menganggap bahwa jika memiliki anjing sudah cukup dengan hanya rutin memberi makan, minum, membersihkan kotoran dan anjing tersebut sudah pasti dalam keadaan baik. Padahal anggapan seperti itu sangat salah, karena jika seseorang sudah berkomitmen membeli anjing, berarti orang tersebut juga harus merasa menambah anggota keluarga, maka anjing tsb juga diperlakukan dengan baik seperti jangan di kandang, sering dielus, diajak bicara, dan diberi kasih sayang (seperti kita merawatanak) jika anjing tsb diperlakukan demikian maka kemungkinannya sangat kecil terjadi penyerangan. Maka perlu di sosialisasikan cara merawat anjing dengan benar-benar BENAR.
    Balas Komentar
  •   Rottweilerku suka menggonggong dan mengejar - arum - 19 Agustus 2009 - 05:44
    bagaimana cara mengajar anjing jika senang menggong dan mengejar tetangga ??? apakah perlu memberi pukulan kepadanya ???????
    Balas Komentar Lihat Balasan ..
  •   Tanya - Edi - 24 Agustus 2009 - 16:31
    Rott ku baru2 nie bulunya agak rontok,apa karena bakalan loops kedua?ada ga hubungannya?Thanks ya...
    Balas Komentar Lihat Balasan ..
  •   Sher. - hoekpoeng - 13 Juni 2011 - 18:00
    Rotweiler itu menganggap bocah perempuan itu sebagai mainan buka mangsa, untuk ras rotweiler jika melakukan penyerangan jangankan bocah berumur 1,5 tahun untuk orang dewasa pun bisa berakibat fatal, masalah ini mungkin karena majikan yang memelihara rotweiller kurang perhatian untuk rotnya sehingga rotnya merasa booring.

    saran saya :
    1. mengabil 1 lagi anjing jenis golden / labrador, selain rotweiler yang bersangkutan mendapat kawan, karakter friendly dari lab dan golden dapat mengobati kebosana rot tersebut.
    2. ajak rot tersebut min 30 menit setiap hari jalan2 keluar.
    3. beri rot tersebut tulang sapi untuk mainanya.
    Balas Komentar
  •   Bullmastiff - Mulyahadi - 10 Juni 2014 - 13:55
    anda mencari bulmastiff yang puppy apa adult ?male atau female
    Balas Komentar

 Suara Kita Terkini

Sy Mau Menghibahkan Puppies *zu Maltese Warna Putih, Bagi Yang Suka Dan Mau Pelihara Dengan BaikSy Mau Menghibahkan Puppies *zu Maltese Warna Putih, Bagi Yang Suka Dan Mau Pelihara Dengan Baik
Victor Febianto - 21 Juli 2026 - 19:42

MoccaMocca
Vicmer - 05 Juli 2026 - 22:36

AdopsiAdopsi
Mery - 04 Juli 2026 - 19:25

Open Adopsi Anjing Jantan 1 Thn 10 BlnOpen Adopsi Anjing Jantan 1 Thn 10 Bln
Kendy Widjaya - 01 Juli 2026 - 13:55

Dicarikan Segera Kennel Boy / Girl
Rofi - 22 Juni 2026 - 14:50

Cari Kerjaan Kennel BoyCari Kerjaan Kennel Boy
Rief - 05 Juni 2026 - 23:05

Open Adopt Anjing PoodleOpen Adopt Anjing Poodle
Bonni - 01 Juni 2026 - 14:06

Free Open AdoptFree Open Adopt
Jess - 29 Mei 2026 - 15:20

OPEN FREE ADOPTION KINTAMANI DAN LOKALOPEN FREE ADOPTION KINTAMANI DAN LOKAL
Caca - 24 Mei 2026 - 08:53

Lowongan Kerja Kennel Boy/girl, Tangerang/BaliLowongan Kerja Kennel Boy/girl, Tangerang/Bali
Kevin - 21 Mei 2026 - 18:04

Adopsi Anjing Pitbull BetinaAdopsi Anjing Pitbull Betina
Andini - 10 Mei 2026 - 16:18

Open Adopt Anak Anjing (Cibinong Kab Bogor)Open Adopt Anak Anjing (Cibinong Kab Bogor)
Mulia - 06 Mei 2026 - 20:52